Breaking News
Loading...
Jumat, 18 April 2014

Info Post
Kolesterol tinggi menjadi langganan orang-orang gemuk atau mereka yang doyan dengan makanan berlemak jenuh. Gorengan hingga fast food merupakan jenis makanan yang berkontribusi pada meningkatnya kadar kolesterol dalam darah. Dalam jumlah yang terlalu banyak, kolesterol menjadi pencetus penyakit jantung dan stroke. Pasalnya, salah satu jenis lemak ini dapat mengendap pada pembuluh darah sehingga menghambat alirannya.

Namun perlu dipahami bahwa kolesterol ini terbagi menjadi LDL, HDL, trigliserida, dan total kolesterol. Dalam tahap normal, kolesterol memberikan manfaat bagi tubuh. Kolesterol ini dibawa oleh lipoprotein yang disebut LDL dari liver menuju ke banyak sel tubuh yang memerlukan. Contohnya sel otot jantung, otak, dan sebagainya yang memerlukan peran kolesterol.

Saat kolesterol LDL jumlahnya berlebihan beredar dalam pembuluh darah, fungsi dari lipoprotein yang bernama HDL berperan untuk menyeimbangkannya. HDL akan membawa kembali kolesterol LDL  ke dalam liver untuk diurai. Kolesterol LDL ini kemudian diteruskan ke kandung empedu sebagai asam empedu.

Istilah kolesterol tinggi ini sebenarnya mengacu pada tingginya lemak yang dibawa oleh lipoprotein LDL. Sehingga, kolesterol LDL dianggap sebagai “kolesterol jahat”. Sementara itu,  kolesterol HDL dinilai sebagai “kolesterol baik”. HDL berperan membersihkan sisa-sisa kolesterol LDL yang bergerak dalam pembuluh darah dan mencegah peningkatan kolesterol jahat.

Dikutip dari situs Medicastore, LDL bisa menempel pada dinding pembuluh darah. Jika penempelan terjadi semakin banyak, akumulasi zat tersebut membuatnya mengeras. LDL punya lebih banyak kandungan lemak yang membuatnya mengambang dalam darah dan cepat pergerakannya.

Saat jumlah HDL seimbang, maka penempelan LDL pada dinding pembuluh darah dapat dikikis. Pembuluh darah menjadi lancar kembali alirannya. HDL cenderung padat karena lemaknya lebih sedikit.

Beberapa cara untuk mengurangi tingginya kolesterol jahat adalah mengurangi makanan berlemak tinggi dan berolahraga. Untuk mengimbangi LDL, bisa dikonsumsi makanan yang memiliki lemak baik seperti zaitun atau minyak ikan.


0 comments:

Posting Komentar